Profile Singkat Masjid Rahmatullah

 Berawal dari sebuah niat, tekat dan keinginan yang kuat dari warga Bumi Nirwana untuk memiliki masjid dilingkungan perumahan, Ahamdulillah akhirnya berdiri masjid Rahmatullah. masjid ini selain sebagai tempat beribadah juga berfungsi sebagai wadah untuk membangun umat dan tempat pendidikan terutama untuk generasi muda.  

Asal Nama Masjid

Nama masjid dimunculkan pertama kali saat pertemuan pertama di bangunan posyandu RT. 47 Bumi Nirwana yang dihadiri oleh warga perumahan dalam rangka segera mewujudkan pembangunan masjid dilingkungan perumahan Bumi Nirwana. Tidak membutuhkan perdebatan yang cukup lama untuk memberikan nama masjid, yang intinya akan diberikan nama yang hampir miirip dengan Masjid Ar-Rahmah (saat itu masih Musholla) akhirnya muncul nama Ar-Rahmatullah dan sekarang menjadi Masjid Rahmatullah.

Visi Masjid Rahmatullah

Terwujudnya Masjid Rahmatullah menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Misi Masjid Rahmatullah

1. Menjadikan masjid sebagai tempat sholat berjama’ah khususnya sholat fardhu.
2. Mewujudkan gerakan “ayo ke masjid”  sehingga masyarakat merasa terbiasa datang dan mengunjungi masjid.
3. Melaksanakan pengajian atau  kajian islam lainnya sehingga masjid menjadi gudang ilmu khususnya Islam.
4. Menjadikan masjid sebagai rujukan untuk menyelesaikan persoalan kemasyarakatan dan lingkungan.
5. Sinergi & kerjasama dari berbagai pihak  dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan perekonomian umat.
 

Moto  Masjid Rahmatullah

 Masjid Rahmatullah membangun pribadi dan masyarakat yang islami.
 

Program Kerja Tahunan DKM Rahmatullah

1. Membangun kelembagaan masjid yang ihklas dan profesional
2. Melaksanakan tertib administrasi dan akuntabilitas keuangan masjid
3. Mengembangkan seluruh potensi jama’ah bagi kemakmuran masjid dan kesejahteraan jamaah 
4. Mengembangkan Dakwah dan mengelola majlis ta’lim yang terencana dan terprogram 
5. Menggarap dan membina generasi muda yang berjasad kuat, berwawasan luas, berjiwa marhamah, berprestasi, dan mandiri
6. Melaksanakan kegiatan keagamaan terutama di hari besar Islam.
7. Peningkartan kualitas ibadah dari segi syar’i maupun teknis 
8. Menggali sumber dana yang optimal tanpa harus memberi beban kepada